Menjaga Kesehatan Mata pada Era Daring

Mata adalah salah satu bagian tubuh yang memiliki peranan penting dalam hidup manusia. Sebagai indera penglihat, mata memiliki bagian-bagian yang memiliki fungsi tersendiri, baik bagian luar seperti kelopak mata dan alis, atau bagian dalam mata seperti kornea, retina dan pupil. Mata adalah salah satu organ tubuh manusia yang terbilang vital dan sangat berpengaruh pada kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya mata, seseorang dapat melihat maupun melakukan berbagai hal dalam kehidupannya. Hal ini sangat berpengaruh pada tingkat produktivitasnya. Oleh karena itu, kita diharuskan menjaga kesehatan mata apalagi pada era sekarang kita sering dipertemukan dengan alat-alat elektronik seperti komputer, laptop, TV maupun gagdet. Pada alat-alat tersebut, mengeluarkan sinar biru yang dapat membuat mata lelah, merah, kering, iritasi, hingga membuat pandangan kabur bila terpapar terlalu lama (>4 jam per hari).

Pada umumnya mata merupakan organ tubuh manusia yang dapat rusak apabila tidak dijaga dengan baik. Adapun gangguan yang dapat merusak mata salah satunya adalah katarak. Katarak adalah suatu kelainan pada lensa mata manusia, di mana terjadi kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan penglihatan menjadi buram hingga berisiko kebutaan. Kondisi mata manusia idealnya jernih, dan mampu menerima cahaya/sinar yang kemudian direfleksikan menuju ke Retina atau saraf mata.

Seiring berjalannya waktu, katarak akan mengganggu penglihatan dan menciptakan penderitanya merasa melihat pemandangan yang berkabut, sulit membaca, dan sulit melakukan kegiatan sehari-hari. Penyebab katarak yaitu faktor penuaan atau stress berat yg mengakibatkan perubahan dalam jaringan mata.

Selain faktor penuaan, katarak juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor lainnya yaitu:

1. Riwayat trauma. Bagi anda yang pernah mengalami trauma pada mata, lebih spesifiknya lensa mata, seperti Katarak lebih cepat.

2. Penggunaan obat tertentu jangka panjang, seperti kortikosteroid dan amiodaron, dapat memicu faktor risiko katarak yang lebih besar.

3. Infeksi saat hamil. Ibu hamil yang terkena infeksi, khususnya rubella, dapat menjadi penyebab utama katarak kongenital pada anaknya. Katarak ini bisa muncul pada salah satu atau kedua mata anak.

4. Orang-orang dengan riwayat penyakit tertentu mungkin berisiko terkena katarak. Beberapa penyakit yang berisiko adalah diabetes melitus, hipertensi, hipokalemia dan dermatitis atopik. Beberapa penyakit ini mungkin berisiko menyebabkan katarak di kemudian hari.

5. Mata terpapar sinar matahari berkepanjangan. Kondisi lapisan ozon yang menipis membuat paparan ultraviolet mengenai mata. Hal tersebut membuat lensa mata mengeruh. Nah, kekeruhan pada lensa mata inilah yang dikenali sebagai katarak. Kondisi ini rentan dialami oleh pekerja lapangan.

6. Keluarga dengan riwayat katarak. Hampir 50% penyebab katarak yang terjadi pada anak-anak dan usia muda adalah karena faktor keturunan. Bagi Anda yang memiliki salah satu anggota keluarga yang menderita katarak, ini akan meningkatkan risiko Anda terkena penyakit yang sama di usia muda.

Lasik mata bertujuan memperbaiki penglihatan Anda yang menderita mata minus, plus jauh, atau silindiris. Operasi katarak pun bertujuan memperbaiki penglihatan mata yang kabur karena lensanya mengalami kekeruhan. Dalam lasik mata, kornea mata di"bentuk" kembali kelengkungannya agar penglihatan kembali tajam. Lasik, disebut juga operasi laser, adalah operasi mata yang digunakan untuk mengobati rabun jauh, dekat, dan astigmatisma. Lasik menggunakan sinar laser atau mikrokeratoma untuk memperbaiki bentuk kornea mata. Operasi ini dilakukan dengan menggunakan sinar laser untuk mengikis jaringan kornea mata, sehingga penglihatan menjadi lebih baik dan pasien bisa terbebas dari pemakaian kacamata atau lensa kontak. Kita harus mempercayai Dokter mata karena Dokter mata adalah dokter spesialis perawatan mata yang memiliki pelatihan dan pengalaman khusus dalam mendiagnosis dan merawat kondisi mata dan penglihatan. Dokter mata memenuhi syarat untuk memberikan perawatan mata yang komprehensif termasuk perawatan medis ataupun bedah.

Kita harus menjaga kesehatan mata pada era daring saat ini karena pada era ini kita sering dipertemukan dengan alat-alat elektronik seperti televisi, komputer, laptop, dan gagdet. Sinar biru yang dihasilkan oleh alat-alat tersebut dapat merusak mata apabila kita terkena paparan yang cukup banyak.

Komentar